Lebaran-Lenggangnya JAKARTA

pulang kampung atau biasa disebut mudik adalah sebuah budaya yang ada sejak dulukala di indonesia. dimana para perantau pulang ke tempat dia lahir atau di besarkan.

kegiatan mudik ini selalu dilakukan secara serempak di saat libur eidul fitri atau libur lebaran. biasanya para pemudik pulang kekampung halamannya dari H-7 dan puncaknya pada H-1, namun tak jarang ada yang kembali kekampung halamannya saat lebaran telah lewat. para pemudik yang pulang saat lebaran telah datang biasanya dilakukan untuk menghindari arus kemacetan yang disebabkan membludaknya kendaraan dijalanan. namun hal inilah yang menjadi kenikmatan tersendiri didalam kegiatan mudik ( tanpa kemacetan panjang, tanpa berebut karcis, bukan mudik namanya).

tahun 2011 ini, lebaran di ibukota sangatlah berbeda, ¬†terutama pada lebaran hari ke dua atau 2 syawal, di daerah jakarta pusat terlihat jalanan ibukota begitu lenggang, tak terlihat keramaian seperti hari-hari biasanya. namun tidak semua daerah di ibukota lenggang, tempat-tempat wisata, seperti TMII, Ancol, Ragunan, dan tempat wisata lainnya, terlihat cukup ramai. keadaan ini merupakan harapan yang cukup mustahil, bagi saya, untuk di pertahankan selama masa aktif kerja berlangsung. saya selalu berharap jakarta bisa ‘santai’ dalam menjalani aktivitas tanpa harus tertekan kemacetan.

Lebaraaaan,,,Oooooh,,,Lebaraaaan,,,

andaikan kau selalu ada,,aku pasti senang,,,^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: